Press "Enter" to skip to content

Ambisi Indonesia Jadi Pusat Ekonomi Syariah Dunia

Wakil Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Dr Amirsyah Tambunan menegaskan bahwa ambisi Indonesia akan menjadi Pusat Ekonomi Syariah di dunia sangat masuk akal.

Keuangan Syariah Terbaik

Hal ini disampaikan Amirsyah Tambunan sebagai salah seorang peserta Indonesia Shari’a Economic Festival
(INSEF) yang berlangsunng sejak tanggal 12 sampai 17 November 2019 di JCC Jakarta.

“Dewasa ini Indonesia berada pada peringkat Islamic Finance Development Indicators (IFDI). Indonesia tahun ini naik ke posisi empat dunia,” tuturnya kepada majalahnurani.com Rabu (13/11/2019).

Tahun lalu, jelas Amirsyah, Indonesia berada pada peringkat sepuluh sistem keuangan syariah terbaik di dunia.

Menurutnya ini merupakan lompatan yang melampaui ekspektasi.

“Lima tahun kedepan Indonesia harus mampu meraih ambisinya pada posisi pertama sebagai pusat keuangan syariah, negara berpenduduk mayoritas beragama Islam,” imbuh dia.

Perkembangan Aset Syariah

Dalam peringkat ini, lanjut Amirsyah, Malaysia berada di posisi pertama, disusul oleh Bahrain dan Uni Emirat Arab di posisi dua dan tiga.

Amirsyah yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pendiri Lembaga Advokasi Muslim Indonesia (LAKMI) mengakui bahwa naiknya peringkat Indonesia didorong oleh perkembangan aset keuangan syariahnya.

“Asetnya perada sekitar US$ 86 miliar. Ada tambahan sekitar lima persen. Hal tersebut cukup kuat meningkatkan posisi Indonesia dalam satu tahun,” urainya.

Indonesia adalah salah satu negara dengan pertumbuhan tercepat dibanding dengan tiga negara tersebut. Dengan aset keuangan syariah naik 5% dari USD82 pada 2017 menjadi USD 86 USD pada 2018.

Menurut Amirsyah ada beberapa indikator perkembangan keuangan syariah. Pertama, pertumbuhan kuantitatif, seperti pengetahuan, tata kelola, kesadaran, dan Corporate Social Responsibility (CSR).

“Kedua, indikator pengetahuan juga membuat Indonesia semakin melonjak peringkatnya. Pendidikan keuangan syariah dan penelitian keuangan syariah di Indonesia yang cukup baik membantu secara keseluruhan,” pungkas Amirsyah juga sekjen Asosiasi Dosen Indonesia (ADI). 01/Bagus

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *