Pimpinan Pusat Muhammadiyah mendukung upaya Menteri Agama Fachrul Razi merombak 155 judul buku agama Islam yang memiliki konten terkait khilafah.
Dikonfirmasi majalahnurani.com Sabtu (16/11/2019) Sekretaris Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Abdul Mu’ti mengakui bahwa perubahan itu harus menyeluruh. Tak hanya langkah satu buku.
“Saya kira upaya ini perlu dilakukan,” ujarnya.
Pembinaan Guru
Mu’ti menjelaskan jika Kemenag akan merombak 155 judul buku pelajaran agama yang memiliki konten tentang khilafah. Buku yang dirombak mulai dari buku kelas 1 sekolah dasar hingga kelas 12 sekolah menengah atas.
“Namun demikian, upaya perombakan buku juga harus disertai pembinaan guru,” saran dia.
Antisipasi
Seperti diketahui bahwa rencana ini disampaikan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Kamaruddin Amin.
Menurutnya dalam buku yang dirombak juga harus dijelaskan khilafah memang ada dalam sejarah, tapi tidak serta merta bisa diterapkan di Indonesia saat ini.
“Itu semua harus diantisipasi. Efektifnya Insya Allah tahun depan awal sudah bisa dipakai bukunya, cukup banyak dan bukan pekerjaan ringan juga,” tandas Kamaruddin. 01/Bagus











