Press "Enter" to skip to content

New Normal, NU Pasuruan Kembali Gelar Tahlilan

PC NU Kabupaten Pasuruan kembali membolehkan warganya menggelar tahlil di era new normal.

Sebelumnya kegiatan tahlil rutin ini dihentikan sekita tiga bulan lantaran wabah corona.
Warga pun diminta tetap mematuhi protokol kesehatan.

Kegiatan yang diperbolehkan digelar adalah pengajian dan tahlil rutin di musala dan masjid desa. Pengajian akbar yang berpotensi mengundang lebih dari 100 orang sementara belum dianjurkan untuk digelar.

“Jamiyah pengajian dan tahlil dapat menggelar kegiatan lagi di tingkat dusun dan desa. Pesertanya sekitar 20, paling banyak 30 orang. Untuk pengajian akbar, sementara kami minta tidak digelar dulu,” kata Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin, Senin (15/6/2020).

Baca juga  Diduga Jadi Klaster Penyebaran Corona, Satu Desa di Magetan Diisolasi Total

SEMPAT DIHENTIKAN

Kyai Mutamakkin, mengatakan sejak 24 Maret 2020, jamiyah-jamiyah tersebut tidak melaksanakan kegiatan pengajian rutin sesuai anjuran pemerintah. Setelah lama berhenti, banyak warga yang meminta agar kegiatan tersebut digelar kembali.

“Sejak sebelum Ramadhan, jamiyah ini berhenti berkegiatan karena kami juga membuat surat edaran agar dihentikan sementara. Nah setelah lama berhenti, banyak yang ingin digelar lagi, mereka kan butuh pengajian-pengajian, tahlil dan kegiatan keagamaan yang lain. Itu kan kebutuhan rohani,” terangnya.

Pihaknya menekankan warga tetap mematuhi protokol kesehatan. Untuk memulai kegiatan, jajaran pengurus MWC dan ranting diminta berkoordinasi dengan pemerintah setempat

PAKAI MASKER

Jamaah diminta tetap memakai masker dan jaga jarak. Ruang kegiatan juga diperlebar, misalnya menambah tikar di luar musala, masjid atau rumah warga agar ruangan luas.

Baca juga  Pangeran Arab Saudi Meninggal Dunia Karena Sakit, Diduga Terpapar Corona?

“Kami juga akan memanfaatkan pengajian untuk sosialisi dan edukasi terkait COVID-19, karena masih banyak warga yang belum tahu COVID-19,” tandasnya. Bagus

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *