Press "Enter" to skip to content

Melalui Wakaf, Wapres KH Ma’ruf Amin Ajak Masyarakat Berburu Pahala

Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin mengajak masyarakat Indonesia berburu pahala melalui wakaf.

PAHALA TAK PUTUS

Ia menyebut wakaf tak hanya bisa membantu untuk kegiatan sosial, melainkan juga memberi pahala yang tak putus hingga meninggal dunia.

“Menurut ulama yang diterangkan dalam kitab klasik, wakaf pahalanya tidak akan pernah putus bahkan sampai yang bersangkutan meninggal dunia,” ungkapnya di acara peresmian layanan Retina Center RS Mata Achmad Wardi secara virtual, Rabu (21/10/2020). 

Ma’ruf mengajak masyarakat untuk memiliki instrumen wakaf karena hasil survei mencatat bahwa literasi wakaf masih rendah di Tanah Air, yakni 54,48 persen. Literasi wakaf lebih rendah dari pemahaman masyarakat terhadap zakat dengan capaian 66,78 persen. 

Baca juga  Sampang dan Sumenep Masih Zona Hijau Corona, Begini Rahasianya

Padahal, wakaf memberikan banyak manfaat. Saat ini, pemerintah dan berbagai lembaga keuangan terus mengembangkan inovasi instrumen wakaf agar bisa menjadi sumber pembiayaan kegiatan sosial. 

Salah satunya yang baru saja diresmikan adalah pembangunan layanan Retina Center di RS Mata Achmad Wardi. Sebelumnya, rumah sakit ini juga dibangun dari dana wakaf. 

Layanan penyembuhan penyakit retina di rumah sakit ini nantinya diberikan kepada keluarga tidak mampu (dhuafa) secara gratis. Menurutnya, hal ini merupakan bentuk nyata dari manfaat wakaf. 

“Saat ini, wakaf hanya dipahami sebagai wakaf tanah, padahal bentuk wakaf bukan cuma yang tidak bergerak, tapi bisa juga uang dan surat berharga. Potensi wakaf tunai bisa didapat dari donasi masyarakat secara luas. Jika wakaf nontunai hanya bisa dilakukan oleh orang mampu, wakaf tunai bisa dilakukan semua orang,” katanya.

Baca juga  Kemendikbud Alokasi Dana Rp 1,7 Triliun Untuk Tunjangan Guru

MANFAAT SOSIAL

Untuk itu, Ma’ruf mengajak masyarakat untuk berwakaf. Di sisi lain, wakaf turut menjadi aset dari ekonomi syariah dan memberikan manfaat sosial kepada masyarakat. 

“Misalnya, pembangunan pemakaman, mushala, madrasah, dan lainnya. Wakaf dari aset tidak bergerak belum banyak untuk kegiatan produktif,” tegasnya. Bagus

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *