Ribuan jamaah umrah asal Indonesia yang beribadah di Masjidil Haram hingga kini tengah berlangsung. Meski masih terlihat sepi, namun jamaah umrah tertib menjalankan protokol kesehatan.
“Alhamdulillah, beberapa jamaah bisa menyelesaikan Thawaf dengan benar-benar mematuhi protokol kesehatan yang ditetapkan kementerian Arab Saudi,” tutur Ketua Koperasi Amphuri, Amaludin Wahab yang sedang memandu jamaah, di Tanah Suci, Ahad (8/11/2020).

TENDA KESEHATAN
Ibadah umrah di Masjidil Haram kali ini berbeda. Menurut Amaluddin yang juga Owner Ebad Wisata,
pada saat masuk Masjidil Hara, jamaah harus memasuki tenda protokol kesehatan yang ketat.
“Memang tidak seperti biasanya. Dan harus satu-satu memasuki tenda menjalankan protokol kesehatan,” sambungnya.
Bahkan, katanya, untuk masuk ke Masjidil Haram, jamaah tidak perlu mengisi aplikasi kesehatan karena sebelumnya sudah diberi keplek.
“Tapi ini berlaku satu kali masuk ketika melaksanaakan Thawaf Sai,” ujarnya.
Bagi jamaah yang tidak punya keplek maka harus mengisi aplikasi terlebih dulu. Namun saat ini, sementara yang bisa mengisi aplikasi adalah mereka jamaah yang tinggal di Arab sebelumnya.
“Tapi harus menjaga jarak,” lanjutnya.
Kedepan, Amal berharap semoga ada apresiasi dari Kementerian Haji Arab Saudi.
“Sebab jamaah Indonesia benar-benar mematuhi protokol kesehatan. Dan semoga kedepan Arab bisa menambah kuota untuk jamaah Indonesia,” tegasnya. Bagus






