by

Forkopimda Jatim Pantau Serbuan Vaksinasi di Koarmada II

Forkopimda Jawa Timur, memantaub vaksinasi di Jalajaya Koarmada II, Jalan Jakarta, Surabaya. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka serbuan vaksinasi kepada masyarakat maritim, pada Ahad (18/7), di wilayah Perak, Surabaya.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayor Jenderal TNI Suharyanto, Panglima Komando Armada II (Pangkormada II) Laksamana Muda TNI Iwan Isnurwanto, dan Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, langsung memantau pelaksanaan vaksinasi yang diikuti oleh 1200 orang.

Kegiatan ini dilakukan untuk mendukung program pembangunan nasional. Selain itu, wilayah maritim juga dapat menjadi pintu masuk penyebaran covid-19, seperti kawasan pelabuhan yang menjadi sentra perekonomian bagi masyarakat maritim di Perak. Dengan pemberian vaksin ini diharapkan dapat memberikan benteng bagi kesehatan masyarakat, sehingga roda perekonomian dapat kembali normal.

Baca juga  Ancaman Perang Tiongkok, Prabowo Siagakan Kapal Perang Frigate di Natuna

BENTUK IKHTIAR

Menurut Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, ini semua bentuk ikhtiar dalam menangani Covid-19.

“Semua sinergitas kita, kita dedikasikan untuk herd immunity yang diharapkan bisa mewujudkan kesehatan masyarakat secara lebih komprehensif.
Maka sekarang saatnya kita mengajak kembali kepada seluruh masyarakat. Tolong tetap disiplin menjaga protokol kesehatan, tolong tetap jaga 5M. Pemerintah akan memaksimalkan 3T testing, tracing dan treatment,” kata Gubernur Jatim.

Semua sinergitas ini, lanjutnya, Insyaallah akan memberikan percepatan pada terwujudnya kekebalan komunitas atau herd immunity.

“Oleh karena itu, ketika sosialisasi juga dilakukan berseiring dengan kerja keras ini, saya mohon kepada kita semua bersama-sama, berseiring HUT RI ke 76, pada 17 Agustus ini kita hadiahkan, dengan hadiah terindah yaitu terwujudnya herd immunity, bagi seluruh warga bangsa,” harapnya.

Baca juga  Libatkan Sosok Gajah Mada dan Tribuana Tunggadewi, Polresta Mojokerto Sosialisasikan Prokes

Lebih lanjut, Khofifah mengatakan saat ini Jawa Timur masih mencapai 23 persen dari target yang 70 persen pada bulan Agustus. Hal tersebut karena tergantung pada droping vaksin, semakin banyak semakin cepat masyarakat yang bisa divaksin.

“Target kalo vaksinnya cukup kita harapkan perhari bisa 300 ribu. Hari ini memang harus dibagi-bagi ke daerah-daerah lain, provinsi lain, jadi maksimalisasi tetap kita lakukan berbasis pada stok vaksin yang ada,” tandasnya Khofifah.

TARGET VAKSINASI

Sementara, selaku tuan rumah, Panglima Komando Armada II (Pangkormada II) Laksamana Muda TNI Iwan Isnurwanto, mengatakan, antusiasme masyarakat sangat luar biasa, terbukti dari target vaksinasi yang disediakan pada hari ini sebanyak 1000 orang. Namun target tersebut terlampaui menjadi 1200 orang yang mengikuti vaksinasi.

Baca juga  Update Corona 23 September 2021:Kasus Baru Tambah 2.881, Kematian 160 Orang

“Tadi pagi Ibu Gubernur sudah menyapa, banyak sekali yang dari Mojokerto, dari Sidoarjo dan tidak hanya dari Surabaya saja. Karena memang situasi yang ada sangat mengharuskan kita untuk melaksanakan vaksinasi untuk bisa melawan covid yang saat ini masih belum turun,” papar Pangkormada II.

“Insyaallah ke depan kita bisa segera menciptakan kemampuan dari masing-masing personil untuk bisa melawan covid, sehingga nanti terbebas dari covid-19 ini,” pungkas Laksamana Muda TNI Iwan Isnurwanto. Bagus

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed