Bikin Bangga, Dua Pelajar SMAN 1 Bangsal Mojokerto Raih Medali di Ajang Taekwondo Internasional

Dua Pelajar SMAN 1 Bangsal Kabupaten Mojokerto sukses menyabet medali dalam kejuaraan Taekwondo Gorontalo International Virtual Championship 2021 yang digelar, 4-5 September 2021. Event internasional tersebut diikuti oleh 12 negara seperti Amerika Serikat, Korea, Panama, serta beberapa negara dari Eropa dan Asia lainnya.

Kedua pelajar berprestasi tersebut adalah Ratu Maulina Ananda yang meraih Bronze Medalist of Poomsae Individual Junior Female , dan Mohammad Harits Darmawan yang menyabet Bronze Medalist of Poomsae Individual Junior Male.

Ditemui di SMAN 1 Bangsal, Senin (4/10) Sore, Ratu (sapaan akrab Ratu Maulina Ananda, red) mengaku jauh-jauh hari sudah melakukan persiapan untuk mengikuti kejuaraan tersebut. Antara lain latihan fisik, tehnik dan gerakan. Untuk berprestasi di kejuaraan Taekwondo yang digelar secara virtual diakui Ratu bukan hal yang mudah. Dirinya terlebih dahulu harus beradaptasi.
“Kalau virtual lebih susah, sebenarnya saya di kelas tarung, jadi saya harus beradaptasi dengan gerakan-gerakan yang tidak terlalu menguasainya, jadi saya belajar lebih dalam lagi agar bisa mengikuti pertandingan-pertandingan virtual itu, lawan yang paling berat adalah dari Korea,” ujar gadis berjilbab yang bercita-cita menjadi atlet dan Polwan tersebut.

Baca juga  Yusril Sebut Eks Presiden Bisa Diperiksa di Kasus Sadap Ilegal

Atas torehan prestasi itu, Ratu yang duduk di kelas XII IPS 5 ini mengaku orangtuanya senang. Terlebih prestasi tersebut nantinya bisa menambah nilai saat kelak mendaftar menjadi Polwan. Atas prestasi itu juga, gadis kelahiran Mei 2004 ini mendapat beasiswa dari sekolah berupa biaya pendidikan gratis.
“Mulai kelas X dapat beasiswa, tidak pernah bayar SPP, pengalaman saya bisa belajar dari negara-negara lain, saya lebih tahu cara permainan negara lain itu, ujarnya.

Drs Sugiono M. Pd, Kepala SMAN 1 Bangsal, Kabupaten Mojokerto

Selama tahun 2021, Ratu sudah meraih tiga prestasi membanggakan di tiga kejuaraan Taekwondo yang diikutinya, yakni medali perunggu di kejuaraan Internasional Taekwondo di Bandung yang diikuti 16 negara, medali perunggu di kejuaraan internasional Taekwondo di Gorontalo, dan medali perak di kejuaraan nasional Taekwondo yang digelar di Unhan.

Baca juga  Ketum Muhammadiyah Berharap Penegakan Hukum Transparan Kasus Penyadapan Ilegal Listyo Sigit Cs

Di tempat yang sama, Mohammad Harits Darmawan juga mengaku salah satu kunci sukses merebut medali di ajang taekwondo internasional adalah persiapan yang matang. Haris, sapaan akrabnya, yang masih duduk di kelas XI MIPA 2 ini mengaku giat berlatih sebulan sebelum event itu digelar, baik latihan fisik, tekhnik maupun latihan gerakan.
“Dengan prestasi ini saya ingin menjadi atlit dan mendaftar menjadi polisi,” terang Haris yang sudah menggeluti Taekwondo sejak kelas tiga SD ini.

Sementara itu Kepala SMAN 1 Bangsal, Drs Sugiono M.Pd mengatakan, atas nama pribadi dan sekolah merasa bangga karena peserta didiknya mampu membawa almamater SMAN 1 Bangsal di kancah internasional. Beasiswa pun diberikan kepada dua pelajar tersebut.
“Sekolah memberikan penghargaan kepada siswa yang berprestasi, jika tingkat nasional atau bahkan internasional maka semua biaya pendidikan digratiskan,” tuturnya.

Ditambahkan Sugiono, untuk mengasah bakat dan minat peserta didik, sekolah telah menyiapkan wadah di kegiatan ekstrakurikuler. Ada sekitar 20 ekstrakurikuler yang dimiliki oleh SMAN 1 Bangsal, termasuk ekstrakurikuler Taekwondo yang sering mendapatkan prestasi nasional hingga internasional.
“Jadi semua bakat minat siswa terwadahi di ekstrakurikuler, pada rekrutmen awal, sekolah memberikan semacam kuesioner bakat dan minat kepada siswa baru, hasil kuesioner tersebut akan disalurkan ke wadah-wadah kegiatan ekstrakurikuler dan mereka akan dibina oleh pembina yang ahlinya, seperti Taekwondo yang dibina dari kepolisian,” imbuhnya.

Baca juga  Muhammadiyah Gelar Pelatihan Akreditasi Pesantren 2026

Masih kata Sugiono, dirinya berharap prestasi dari kedua peserta didiknya itu menjadi motivasi bagi siswa lain di SMAN 1 Bangsal sehingga semakin banyak siswa-siswinya yang berprestasi. Sugiono juga mendukung penuh cita-cita Ratu dan Haris untuk menjadi anggota kepolisian.
“Saya senang, kami akan mendukung sekali dua anak tersebut ingin menjadi polisi, karena kebetulan SMAN 1 Bangsal sering bekerjasama dengan SPN (Sekolah Polisi Negara), sehingga kalau ada prestasi internasional begini mereka juga akan mendengar, sudah banyak alumni Sekolah ini yang masuk di kepolisian maupun di TNI,” pungkas Sugiono. Ym

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *