SMP Al Falah Surabaya terus mencetak generasi penghafal Quran dalam program tahfidz. Seperti halnya pada Sabtu (10/6) SMP Al Falah Surabaya menggelar wisuda tahfidz yang diikuti 44 siswa dari kelas 8 dan 9. Bertempat di Hotel Elmi Surabaya, wisuda ini berlangsung khidmat dan lancar.
Kepala SMP Al Falah Surabaya Ustaz Darmanto MPd bersyukur lantaran siswa mampu menghafal sampai 15 juz. “Alhamdulillah seluruh wisudawan hafal. Ada yang hafal 2 juz sampai 15 juz,” ungkapnya.
Menurut Ustaz Darmanto, siswa dalam pembelajaran keseharian memang diberi waktu spesial. Artinya, waktu untuk menghafal lebih banyak diantara mata pelajaran yang lain. Yakni 7 jam belajar, baik untuk membaca bin nadzor maupun mengahafal. “Harapan dengan kesempatan ini, anak bisa setoran hafalan ke guru dan murojaah. Mengulang kembali hafalan yang sudah dicapai. Sehingga tidak mudah hilang,” sambungnya.

Diketahui bahwa SMP Al Falah Surabaya memiliki program tahfidz. Program tahfidz ini menyesuaikan kemampuan siswa yang beragam tergantung dari tes awal ketika masuk smp. Rata-rata siswa bisa hafal sampai 3 juz. Diakui Ustaz Darmanto bahwa dengan adanya program tahfidz di SMP Al Falah Surabaya, maka Alquran sebagai petunjuk, pedoman, sudah seharusnya siswa bisa mempelajari memahami dan mengamalkannya.
“Salah satu untuk menjaga kemurnian Alquran, ya dengan adanya para hufaz. Nah para hufaz ini tidak terbentuk kalau tidak kita rencanakan, kita programkan. Inilah alasan program tahfidz ada di SMP Al Falah Surabaya,” jelasnya.
Anggota tim baca Alquran SMP Al Falah Surabaya, Ustaz Fahad SUd mengungkap syukur atas capaian wisudawan tahfidz. Sebab sampai detik ini, seluruh wisudawan mampu menjaga hafalannya.
“Alhamdulillah perjuangannya luar biasa. Mulai Mei mereka harus menyiapkan diri dengan pra tasmi’. Dimana satu dengan teman lainnya menyimak bacaannya. Ada yang satu sampai dua juz. Itu dilakukan setiap hari di sekolah. Alhamdulillah animo anak-anak benar-benar menyiapkannya. Siswa juga di gembleng hafalan Qurannya di kegiatan tahfidz camp,” ungkapnya.
Sementara Prof DR KH Ahmad Zahro MA yang hadir kala itu berpesan ke seluruh wisudawan. Bahwa menghafal Alquran yang berat yakni menjaga hafalan. Tahfidz Alquran, lanjut Prof Zahro, merupakan pendidikan paling unggul.
“Pada wisudawan dan wisudawati, jaga hafalan dengan istiqomah. Jaga perilaku, sering di baca dalam shalat dan bertekad untuk menambah hafalan. Siapa yang memperhatikan Alquran, akan di perhatikan Allah. Siapa yang peduli dengan Alquran akan dipedulikan Allah,” pungkas dia. Bagus













