Hakim Konstitusi Adies Kadir menyatakan ogah dan tidak akan menangani perkara yang berkaitan dengan Partai Golkar.
Ia mengatakan siap mundur dari panel perkara tersebut jika memang dinilai berpotensi atas konflik kepentingan dengan partai lamanya itu.
“Ya, kemungkinan saya juga akan mengambil langkah seperti itu kalau ada kasus-kasus terkait dengan Partai Golkar,” kata Adies di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (5/2).
Adies juga menyampaikan bahwa ada aturan di MK yang mengatur bahwa hakim terkait akan mundur jika ada potensi konflik kepentingan.
Pada hari ini, Adies resmi menjabat sebagai hakim konstitusi. Ia menggantikan Hakim Arief Hidayat yang memasuki masa pensiun.
Adies membacakan sumpah jabatannya di hadapan Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Kamis (5/2).
Adies sendiri merupakan Waketum Partai Golkar. Ia juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPR dari Fraksi Golkar.
Namun, ia disebut telah keluar dari Partai Golkar, bahkan sebelum ditetapkan menjadi calon hakim konstitusi. Bg










