Sinergi Ekonomi, PCNU dan Kadin Surabaya Berkomitmen Bangun Kemandirian Umat

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Surabaya resmi menjalin komitmen kolaborasi dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Surabaya untuk mendorong kemandirian ekonomi umat. Kesepakatan ini mengemuka dalam acara pelantikan pengurus Kadin Surabaya periode 2024–2029 di Balai Kota Surabaya, Ahad (17/5/2026).

Dalam agenda tersebut, H. Ali Affandi resmi dilantik sebagai Ketua Kadin Surabaya. Kehadiran jajaran PCNU Surabaya menjadi simbol penguatan sinergi antara organisasi keagamaan dan dunia usaha dalam memperkuat ekonomi kerakyatan di Kota Pahlawan.

Ketua PCNU Surabaya, H. Masduki Toha, menyatakan bahwa kemandirian ekonomi hanya bisa terwujud melalui kerja sama antara ulama, pengusaha, dan pemerintah. Ia berharap kolaborasi ini melahirkan program konkret, seperti pemberdayaan ekonomi pesantren dan penguatan UMKM.

Baca juga  Menko Zulkifli Targetkan 30 Ribu Kopdes Rampung 16 Agustus

“NU memiliki basis umat yang besar, sementara Kadin memiliki kekuatan pengembangan usaha. Jika berjalan bersama, akan lahir program pemberdayaan yang berdampak langsung bagi masyarakat,” ujar Masduki.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Kadin Surabaya H. Ali Affandi menegaskan komitmennya untuk menjadikan Kadin sebagai “rumah besar” kolaborasi ekonomi yang inklusif. Ia menilai jaringan sosial kuat yang dimiliki PCNU sangat penting untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang merata.

“Sinergi bersama PCNU Surabaya sangat penting untuk menghadirkan program pemberdayaan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh umat,” tegas Ali Affandi.

Kedua belah pihak sepakat bahwa kolaborasi ini tidak boleh berhenti pada seremoni pelantikan saja. Ke depan, fokus utama akan diarahkan pada peningkatan kualitas SDM, pengembangan ekonomi kreatif, serta pembinaan wirausaha muda guna membangun masa depan Surabaya yang lebih sejahtera. Bagus

Baca juga  Prabowo Tak Memaksa Anak Wajib Terima MBG: Mungkin Orang Kaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *