Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkap rencana pemerintah menghadirkan akun kesehatan pribadi bagi masyarakat Indonesia.
Budi menyampaikan hal tersebut saat peluncuran Viewer SATUSEHAT Rekam Medis Elektronik (RME) di Jakarta, Selasa (1/9). Ia menyebut konsep akun kesehatan pribadi akan mirip aplikasi mobile banking, namun berisi seluruh rekam medis warga.
Tujuan utama sistem ini agar masyarakat dapat mengetahui kondisi kesehatannya kapan saja.
“Kalau kita bisa tahu kondisi rekening keuangan kita setiap menit, setiap jam, ini bisa tahu kondisi rekening kesehatan kita itu seperti apa,” kata Budi.
Ke depan, Budi membayangkan akun tersebut terhubung dengan kecerdasan buatan (AI) sehingga dapat memberikan rekomendasi berdasarkan kondisi kesehatan pengguna.
Melalui aplikasi “rekening kesehatan” tersebut, data pemeriksaan di berbagai fasilitas kesehatan akan masuk ke akun yang sama. Seluruh data kesehatan masyarakat akan dikumpulkan dalam satu ekosistem, mulai dari riwayat diagnosis, hasil laboratorium, obat, hingga radiologi.
Untuk mendukung hal tersebut, Kemenkes meminta integrasi data dilakukan secara menyeluruh.
“Tolong pastikan bukan hanya terkoneksi, bukan hanya mengirimkan data, tapi datanya lengkap. Mulai data dari diagnosa, data laboratorium, kemudian data obat, sampai data radiologi,” ujarnya.
Budi menyebut integrasi mencakup sekitar 3.200 rumah sakit dan 10 ribu puskesmas di Indonesia. Integrasi juga meliputi klinik, apotek, laboratorium, dan fasilitas kesehatan lainnya dengan total sekitar 98 ribu faskes. Bg






