Kemenhaj: 1.344 Peserta Ikuti CAT Petugas Haji Gelombang Pertama

Sebanyak 1.344 peserta seleksi petugas haji 2027 mengikuti ujian Computer Assisted Test (CAT) gelombang I pada Sabtu (5/9/2026).

Di tengah tingginya persaingan untuk menjadi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi dan PPIH Kloter. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menggandeng Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk menggelar CAT petugas haji 2027 secara serentak di 35 titik kantor regional dan unit pelaksana teknis BKN di berbagai daerah.

Pelaksanaan CAT gelombang I menjadi kelanjutan seleksi PPIH 1448 H/2027 M setelah proses verifikasi administrasi. Lebih dari 75.000 orang yang

Lebih dari 75.000 orang yang mendaftar seleksi petugas haji atau PPIH Arab Saudi non-kesehatan, sehingga Kemenhaj membagi CAT menjadi dua gelombang.

Baca juga  3.220 Calon Nakes Petugas Haji Jalani Ujian CAT di 34 Titik BKN

Ujian CAT gelombang pertama berlangsung pada hari ini, Sabtu (5/9/2026) diikuti peserta yang telah memenuhi persyaratan dan masuk dalam kuota seleksi yang ditentukan. Sementara itu, proses verifikasi administrasi terhadap pendaftar lainnya masih berlangsung untuk menentukan peserta CAT Gelombang II.

Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenhaj Puji Raharjo menjelaskan bahwa keterlibatan BKN dalam pelaksanaan CAT menjadi bagian dari penguatan tata kelola seleksi petugas haji.

Penggunaan sistem CAT BKN membuat standar pelaksanaan ujian dapat diterapkan secara seragam secara nasional, lalu peserta dan masyarakat bisa melihat pergerakan nilai secara langsung (live) selama pelaksanaan tes.

“Tahun ini Kemenhaj menggandeng BKN dalam pelaksanaan CAT. Ini merupakan langkah penting untuk memastikan proses seleksi berjalan transparan, objektif, dan profesional,” kata Puji di Jakarta, Sabtu (5/9/2026).

Baca juga  Daftar Tunggu Haji Berpotensi Lebih Cepat, Kemenhaj Verifikasi Ulang Antrean Calon Jemaah

Menurut Puji, Kemenhaj mencari calon petugas haji 2027 yang memiliki kemampuan teknis, integritas, manajerial dan orientasi pelayanan kepada jemaah. Kompetensi teknis saja tidak cukup untuk menjalankan tugas sebagai petugas haji, karena PPIH akan menghadapi karakter dan kebutuhan jemaah yang beragam selama penyelenggaraan ibadah haji 2027.

“Petugas haji adalah bagian penting dari wajah pelayanan haji. Karena itu, proses untuk memilihnya harus dilakukan secara profesional dan dapat dipertanggungjawabkan,” kata Puji.

Kondisi tersebut mencakup pelayanan terhadap jemaah lanjut usia dan penyandang disabilitas. Kesiapan mental, integritas, kemampuan mengelola persoalan, dan orientasi pelayanan masuk dalam kebutuhan kompetensi calon petugas.

Sebanyak 1.344 peserta CAT Gelombang I terdiri atas calon PPIH Arab Saudi dan PPIH Kloter untuk formasi nonkesehatan yang mencakup enam layanan, yaitu Bimbingan Ibadah, Akomodasi, Konsumsi, Transportasi, Jemaah Lansia dan Disabilitas, serta Media Center Haji. (Ym)

Baca juga  Kemenhaj Sukses Mediasi Kasus Calon Jemaah Umrah Jombang yang Tertunda Berangkat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed