Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur mencatat, terdapat 73.379 murid dari 2.977 satuan pendidikan jenjang SMA/SMK dan SLB yang menjalani ujian ulang Tes Kemampuan Akademik (TKA) Gelombang I akibat gangguan teknis.
Aries Agung Paewai Kepala Dinas Pendidikan Jatim mengatakan, kendala teknis tersebut terjadi dalam pelaksanaan TKA moda daring pada hari kedua sesi pertama.
Menindaklanjuti kondisi itu, Pusmendik menerbitkan Surat Edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 22 Tahun 2026 tentang pelaksanaan tes ulang TKA dan Asesmen Nasional untuk mata pelajaran Bahasa Inggris serta Survei Lingkungan Belajar pada satuan pendidikan moda daring gelombang I hari kedua sesi pertama.
Aries menegaskan, penanganan kendala teknis harus dilakukan secara cepat dan terkoordinasi agar tidak merugikan peserta didik.
“Yang utama adalah memastikan hak dan kesempatan peserta didik tetap terpenuhi. Setiap kendala harus ditangani secara cepat, tepat, dan terkoordinasi sesuai prosedur,” terangnya, Sabtu (31/10/2026).
Dindik Jatim juga terus memperkuat koordinasi dengan Pusmendik Kemendikdasmen, cabang dinas pendidikan, satuan pendidikan, PLN, Telkom, serta pihak terkait lainnya.
Melalui penguatan infrastruktur, pengawasan, serta koordinasi lintas sektor, pihaknya berkomitmen agar pelaksanaan TKA 2026 berjalan sesuai ketentuan dan memberikan gambaran capaian akademik peserta didik secara objektif.
Aries memastikan, Dindik akan terus melakukan evaluasi demi kelancaran TKA 2026. Sebelumnya, ia menyebut bahwa persiapan juga telah dilakukan, mulai dari pembentukan posko gladi bersih hingga posko pelaksanaan utama yang melibatkan tim teknis lintas instansi.
“Pelaksanaan TKA merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperoleh gambaran capaian akademik peserta didik secara objektif, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan. Karena itu, seluruh tahapan harus dipersiapkan dengan baik,” tuturnya.
Seperti diketahui, pelaksanaan TKA gelombang I diikuti 1.139 satuan pendidikan SMA, 1.546 SMK, 140 SLB, serta 136 PKBM/SKB.
Sementara itu, gelombang II dijadwalkan berlangsung pada 2-5 November 2026 dengan melibatkan 3.658 satuan pendidikan dan 185.195 peserta. (Ym)












