Siang itu siswa Santa Maria Harleem SHS Netherland, tengah sibuk mempelajari budaya Indonesia di SMA Muhammadiyah 2 Surabaya (Smada) pada Jumat (22/1/2019).
Ada 11 siswa-siswi didampingi 2 guru yang mengikuti kegiatan belajar kala itu bersama siswa Smamda lainnya.
Diantaranya ada Job, Lisa, Safine, Beer, dan Julie yang ternyata sudah lebih sepekan mengikuti kegiatan belajar di Smamda.
Sister School
Kepada majalahnurani.com, Kepala Smamda Astajab mengaku jika siswa Belanda tersebut merupakan program sister school dari Smamda.
“Jadi ini pilot project pertukaran pelajar antara Smamda dengan sekolah di Eropa, seperti dari Belanda ini,” ungkapnya.
Astajab membernarkan jika keberadaan mereka tersebut untuk belajar budaya, bahasa dan bertukar pengetahuan.
“Tujuannya saling tukar pengetahuan dan pengalaman untuk belajar bahasa dan budaya,” kata Kepala Sekolah Smamda, Astajab, Jumat (22/11/2019).
Rupanya siswa St Maria ini tak sendiri. Mereka didampingi Ben Licumahuwa, Guru Geografi dan Safine, Guru Bahasa Inggris.
Membatik
AsTajab menceritakan, hari pertama Smamda menyabut kedatangannya dengan welcome party. Kemudian diajak mengenali lingkungan Smamda. Mulai kantor, ruang BK, laboratorium hingga kelas-kelas. Siswa Belanda ini juga dikenalkan budaya menyapa guru.
Dengan berbahasa Indonesia, Martin, siswa St Maria mengaku senang lantaran siswa Smamda dan lingkungannya sangat ramah.
“I like people in this school, so very kind. Saya suka,” tuturnya.
Selain belajar bahasa, lanjut Astajab lagi, mereka juga dikenalkan dengan budaya Indonesia seperti membatik.
“Saya berharap hubungan antara Smamda dan Lyceum Sancta Maria tetap berjalan dengan baik,” tandasnya.01/bagus










