Ketua Asosiasi Muslim Penyelenggaraa Haji dan Umrah Republik Indonesia (Amphuri) DPD Jatim, M Sufyan, mengaku banyak kendala akibat dari penyetopan umrah dari Arab Saudi.
“Tadi pagi ada jamaah yang sudah bisa terbang dan melanjutkan umrahnya. Ada yang sudah terbang jam 11.00 wib siang, dengan pesawat SV tapi sekarang kembali ke Indonesia,” tutur Sufyan kepada majalahnurani.com Kamis (27/2/2020) di Resto KunoKini Surabaya.
Re-Schedule
Menurut Sufyan yang juga pemilik travel Al Multazam Utama Nusantara, kerugian dari travel-travel mencapai 30 M.
“Kalau dihitung dengan harga umrah terendah 20 jutaan, kerugian di Surabaya saja mencapai 30M,” sambung Sufyan.
Dia menjelaskan, penundaan ini akan membuat travel reschedule jamaahnya.
Sufyan mengaku jika nanti ada jamaah yang meminta engembalian uang penuh, maka menunggu dari maskapai.
“Untuk mengembalikan uang full, maka akan sulit. Semua kontrak sudah diselesaikan travel. Seperti hotel, bus, airline dan sudah terdaftar di siskopatuh. Sehingga uang sudah terbayarkan semua. Maka tinggal menunggu. Lah kalau jamaah menuntut, apa yang mau dituntut dari travel? Sebab travel kewajiban sudah diselesaikan,” urainya.
Menurut Sufyan travel hanya bisa mengupayakan penjadwalan ulang. Untuk sementara yang bisa diminta uangnya kembali hanya airline.
Sementara hotel, travel yang nomboki.
“Sebab uang tidak bisa kembali. Dan kalau di reschedule, maka travel harus membayar lagi,” terangnya.
Tak Menerima Pendaftaran
Saat ini Amphuri menyarankan ke semua anggota agar sementara tidak menerima pendaftaran jamaah terlebih dulu sampai batas waktunya ditentukan lagi.
Wakil Ketua Amphuri DPD Jatim Heliosa mengaku bersyukur lantaran 90 persen jamaah memaklumi pembatalan keberangkatan mulai hari ini karena ada kebijakan Arab.
“Jamaah sampai saat ini memaklumi. Namun apakah pihak maskapai, hotel bisa memaklumi soal kebijakan ini.
Seperti Garuda, citylink juga akan mengembalikan biaya tiket ke pihak travel. Sementara Lion menjanjikan keberangkatan meskipun re schedule. Kalau hotel sudah tidak bisa,” urai Heliosa yang juga owner BE Travel. 01/Bagus












