Kasus Corona di Jawa Timur makin bertambah. Ada 119 kasus pada Minggu (12/4). Total kasusnya pun menjadi 386 pasien. Meski demikian, belum ada daerah yang mengajukan usul pembatasan sosial berskala besar (PSBB).
Kami menerima data dari Gugus Tugas Pusat bahwa tadi di sampaikan ada tambahan 119 baru COVID-19,” ujar Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Minggu (12/4) malam.
Khofifah Indar Parawansa mengaku belum ada daerah yang berkoordinasi dengannya soal penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
“Sampai dengan malam ini tadi, belum ada kabupaten/kota yang mengkomunikasikan PSBB kepada kami,” kata dia.
“Tapi saya tidak tahu kalau misalnya ada kabupaten/kota yang malam ini sedang mendiskusikan, membahas, saya rasa saling update,” imbuhnya.
Khofifah pun mengutus Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jatim, Heru Tjahjono, untuk berkoordinasi dengan Sekda di wilayah-wilayah rawan tersebut.
“Kami meminta Pak Sekda untuk berkoordinasi dengan Sekkot Madya Surabaya, Sekkab Sidoarjo, Sekda Lamongan, dan Sekda Gresik,” ujarnya.
Heru mengaku telah berkoordinasi dengan Sekda Surabaya, Hendro Gunawan, terkait evaluasi penanganan Covid-19. Hasil koordinasi akan dibahas bersama Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Jatim.
“Baru saja kami koordinasi dengan Pa Sekda Kota Surabaya, besok (Senin) pagi akan kami lakukan koordinasi yang sangat detail, setelah itu kami menunggu koordinasi Bu Gubernur, Kapolda dan Pangdam,” ujar Heru. Ym












