Kabar Duka, Bayi 40 Hari Meninggal Karena Corona

Berdasarkan data tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemkab Pamekasan, hingga Ahad (21/6) secara kumulatif sudah 82 orang konfirm positif. Rinciannya, 46 orang dalam perawatan, 18 orang sembuh dan 18 orang meninggal dunia.


Salah satu yang meninggal dunia karena Corona di Pamekasan adalah seorang bayi berusia 40 hari. “Balita itu berasal dari Kecamatan Tlanakan,” kata Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pamekasan Sigit Priyono di Pamekasan, Ahad (21/6) malam.
Bayi tersebut akan dikebumikan dengan protokol kesehatan. Dengan meninggalnya bayi tersebut, maka hingga Ahad (21/6), pasien positif Covid-19 di Kabupaten Pamekasan yang meninggal dunia berjumlah 18 orang.


Selain mengumumkan pasien positif corona yang meninggal dunia, tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pamekasan juga mengumumkan tambahan pasien dalam pengawas (PDP) per hari ini, yakni 6 orang. Dari enam orang dengan status PDP tersebut, lima diantaranya telah menjalani perawatan di rumah sakit, sedangkan seorang pasien menjalani isolasi mandiri di rumahnya.


“Tim saat ini masih mengedukasi keluarganya, agar bersedia diisolasi di rumah sakit di Pamekasan,” katanya menjelaskan.
Sementara jumlah kumulatif PDP mencapai 91 orang, yakni 43 orang dalam pengawasan, 30 orang selesai pengawasan, dan 18 orang meninggal dunia. Sementara Orang Dalam Pemantauan (ODP) terdata 574 orang, dengan rincian 492 orang selesai dipantau, dan sebanyak 82 orang sedang dalam pemantauan. ym

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *