Camat Sawahan, Surabaya, Jawa Timur, M. Yunus membenarkan kabar 21 staf dan karyawan di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Banyu Urip, positif terinfeksi virus corona (Covid-19). Namun demikian Puskesmas Banyu Urip masih buka.
“Kepala puskesmas sudah melaporkan ke saya, kemudian kita teruskan ke Kadinkes,” kata Yunus Selasa (14/7/2020).
Yunus mengaku pegawai yang telah dinyatakan positif virus corona sudah tidak bertugas.
“Masih buka, masih ada pelayanan, informasi dari kepala puskesmas, yang [terkonfirmasi positif] sudah tidak beraktivitas di puskesmas,” ujarnya.
TREATMENT
Sebelumnya pada Senin (13/7/2020) malam, beredar informasi tentang 21 pegawai Puskesmas Banyu Urip positif corona di pesan WhatsApp.
Pegawai Puskesmas Banyu Urip yang positif corona usai tes polymerase chain reaction terdiri dari 3 orang dokter, 6 perawat, 3 bidan yang 2 diantaranya sedang hamil.
Kemudian 2 staf apotek yang 1 di antaranya tengah hamil, 2 pegawai laboratorium, 2 staf administrasi dan 1 tukang parkir. Ada 1 istri dan 1 anak dokter puskesmas tersebut yang juga positif corona.
“Langkah berikutnya, treatment selanjutnya yang tahu Kadinkes,” tandas Yunus. Bagus











