Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi mencabut larangan perjalanan sementara yang diberlakukan Desember lalu, Ahad (3/1). Larangan tersebut diambil sebagai tindakan pencegahan, menyusul deteksi jenis Covid-19 yang bermutasi di sejumlah negara.
Akses masuk ke Kerajaan Saudi sudah bisa dilanjutkan, baik melalui udara, darat dan laut pada Ahad (3/1), pukul 11.00 waktu setempat. Hal ini disampaikan oleh kementerian dalam sebuah pernyataan yang disiarkan oleh Saudi Press Agency (SPA).
Meski demikian, sejumlah pembatasan tetap dilakukan, termasuk meminta orang non-Saudi yang datang dari Inggris, Afrika Selatan, maupun negara lain tempat varian Covid-19 terdeteksi melakukan karantina setidaknya 14 hari sebelum beraktivitas di Kerajaan.
Dilansir di Arab News, warga Arab Saudi yang diizinkan masuk terkait kasus-kasus kemanusiaan dan esensial. Mereka yang datang dari negara-negara tempat penyebaran varian Covid-19 baru diharuskan tetap di rumah mereka selama 14 hari untuk observasi. Ym











