Dinkes Kota Mojokerto Siap Layani Caleg Stres

Pemkot Mojokerto siap memberikan layanan bagi calon anggota legislatif ataupun tim sukses yang stres.

Seusai coblosan, caleg rawan mengalami stres hingga mengalami gangguan kejiwaan akibat gagal menduduki kursi DPRD Kota Mojokerto dalam Pemilu 2024.

Berdasarkan data Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Mojokerto, total ada 319 caleg yang bakal bertarung merebutkan 25 kursi DPRD Kota Mojokerto.

“Saya sudah berkoordinasi dengan Kadinkes agar kita bisa bersiap mengantisipasi adanya caleg yang stress pasca pemilu,” ujar Pj. Wali Kota Moh. Ali Kuncoro, Selasa (13/2/2024).

Berdasarkan dari situasi dan kondisi di pemilu-pemilu sebelumnya, ada kecenderungan peningkatan orang stres pasca Pemilu. Terutama jika hasil Pemilu tidak sesuai yang harapan.

Baca juga  Rangkaian Hari Jadi Ke-733 Kabupaten Mojokerto, Bupati Gus Barra Musnahkan 11 Juta Batang Rokok Ilegal

Atas arahan Pj Wali kota, Kepala Dinas Kesehatan dan P2KB dr. Farida Mariana mengungkapkan jika pihaknya siap memberikan layanan, meski tanpa persiapan khusus.

“Karena sudah bagian dari layanan rutin kesehatan jiwa, jadi fasilitas dan tenaga kesehatan sudah siap,” ujar dr. Farida.

Skrining awal kesehatan jiwa dapat dilakukan dengan mengunjungi layanan Poli Jiwa yang ada di seluruh puskesmas di Kota Mojokerto atau melalui Prameswari.

Berikutnya, jika ditemukan indikasi gangguan kesehatan jiwa, akan dikakukan penjadwalan konsultasi lanjutan dengan psikolog. Frekuensi konsultasi akan disesuaikan dengan kebutuhan pasien.

“Bisa juga melakukan pemeriksaan di RSUD dr. Wahidin Sudiro Husodo. Selain psikolog juga sudah ada dokter spesialis kesehatan jiwa,” tambah dr. Farida. (Ym)

Baca juga  DPRD Kota Mojokerto Godok Tiga Raperda Inisiatif untuk 2026

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *