Dukung Pengembangan Kopi Excelsa Desa Padangasri, Pemkab Mojokerto Beri Bantuan Mesin Roasting hingga Sertifikasi Halal SNI

Kopi Excelsa menjadi salah satu potensi khas Desa Padangasri yang dinilai memiliki peluang untuk terus dikembangkan. Komoditas tersebut menjadi bagian dari upaya pemuda setempat dalam mengangkat potensi lokal sekaligus menciptakan peluang ekonomi produktif di desa.

“Khusus untuk kopi Excelsa, ini merupakan potensi yang sangat menarik. Ada potensi yang sangat khas dan tidak dimiliki oleh setiap daerah. Yang lebih penting, potensi tersebut tidak hanya dibiarkan sebagai komoditas, tetapi mulai dikembangkan dan dikelola oleh generasi muda melalui Karang Taruna,” tutur wakil Bupati Mojokerto Muhammad Rizal Octavian saat menyambut tim juri verifikasi lapangan karang taruna berprestasi nasional tahun 2026 di Desa Padangasri, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (10/10/2026).

Ia menegaskan, peran Karang Taruna perlu melampaui kegiatan sosial dan kepemudaan dengan turut mendorong pengembangan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.

Baca juga  Dugaan Keracunan MBG, Belasan Siswa SMPN 1 Mojoanyar Mojokerto Dilarikan ke Puskesmas

“Inilah yang menurut saya menjadi nilai penting dari Karang Taruna Trisula. Karang Taruna tidak hanya hadir dalam kegiatan sosial dan kepemudaan, tetapi juga mampu melihat potensi lokal, mengembangkan kegiatan ekonomi produktif, dan menciptakan ruang bagi pemuda untuk berkarya,” tegasnya.

Untuk mendukung pengembangan usaha tersebut, Pemerintah Kabupaten Mojokerto memberikan dukungan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Melalui Dinas Sosial, dukungan diberikan dalam bentuk stimulus berupa mesin sangrai atau roasting kopi dan mesin espresso untuk pengembangan kopi Excelsa yang dikelola Karang Taruna Trisula.

Selain itu, melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan, pemerintah daerah memberikan pendampingan pengurusan sertifikat halal dan Standar Nasional Indonesia (SNI), pendampingan pemasaran digital, serta dukungan usaha ekonomi produktif.

Baca juga  KAI Daop 8 Operasikan 3 Pos JPL Baru di Surabaya, Perkuat Keselamatan

“Dukungan tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Mojokerto untuk tidak hanya memberikan apresiasi terhadap kreativitas pemuda, tetapi juga menghadirkan dukungan nyata agar potensi yang sudah tumbuh dapat terus berkembang dan memiliki keberlanjutan,” katanya.

Rizal berharap, berbagai dukungan dan inovasi tersebut dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat, mulai dari peningkatan keterampilan pemuda, perluasan kesempatan usaha, hingga peningkatan nilai tambah produk lokal.

“Pada akhirnya, keberhasilan sebuah inovasi tidak hanya diukur dari ada atau tidaknya sebuah produk. Yang jauh lebih penting adalah apa dampaknya bagi masyarakat. Kita berharap keberadaan Karang Taruna Trisula dapat membuka ruang bagi anak-anak muda Desa Padangasri untuk belajar, berkarya, meningkatkan keterampilan, dan menjadi lebih mandiri secara ekonomi,” ujarnya.

Baca juga  Mendag Respons Seruan Malaysia Boikot Produk RI

Ia juga berharap produk-produk unggulan yang dikembangkan dapat semakin dikenal, menjangkau pasar yang lebih luas, dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat Desa Padangasri. Menurutnya, keberlanjutan menjadi salah satu aspek penting yang harus dijaga agar program tetap berjalan meskipun terjadi pergantian kepengurusan.

“Kepada seluruh pengurus dan anggota Karang Taruna Trisula, saya berpesan, jangan berhenti hanya karena telah berprestasi. Terus jaga semangat BERKAT, kembangkan potensi yang ada, perkuat kualitas produk, perluas jejaring, dan manfaatkan dukungan pemerintah dengan sebaik-baiknya,” pesannya.

Karang Taruna Trisula Desa Padangasri, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto, mengikuti verifikasi lapangan Karang Taruna Berprestasi Tingkat Nasional Tahun 2026 dengan mengandalkan tiga produk unggulan, yakni helm, jok, dan kopi Excelsa. (Ym)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *