Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyatakan proses vaksinasi Covid-19 di Indonesia akan digelar mulai pekan depan sambil menunggu izin darurat penggunaan (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Hal tersebut diungkapkan Jokowi setidaknya kala membuka acara Pemberian Bantuan Modal Kerja di Istana Kepresidenan Bogor, Jumat (8/1/2021).
“Mulai minggu depan vaksinasi akan dimulai. Saya nanti yang disuntik pertama,” kata Jokowi.
Jokowi sendiri memberikan sambutan dalam kegiatan pemberian bantuan modal kerja di Istana Bogor itu dalam dua sesi.
“Pertanyaannya, vaksinasinya kapan? Kalau ada yang bertanya seperti itu saya jawab minggu depan. Harinya apa? Saya jawab, menunggu yang namanya izin penggunaan darurat dari BPOM. Tahapan itu harus kita lalui, kalau izin penggunaan darurat itu belum keluar ya kita belum bisa vaksinasi,” ujar Jokowi
IZIN BPOM
Jokowi menegaskan dirinya pribadi tak tahu kapan BPOM akan mengeluarkan izin penggunaan darurat (emergency use authorization/EUA) terhadap vaksin Sinovac. Untuk diketahui, sejauh ini dari tujuh vaksin Covid-19 yang ditetapkan pemerintah untuk digunakan, Indonesia baru memegang vaksin produksi Sinovac, China.
Sebanyak 3 juta vaksin telah didatangkan, lalu diedarkan pemerintah pusat ke provinsi-provinsi sesuai jatah masing-masing. BPOM sendiri telah menyatakan izin itu akan dikeluarkan setelah pihaknya mempelajari hasil uji klinis fase III yang dilakukan tim riset Unpad di Bandung, Jawa Barat.
“Saya enggak tahu keluarnya kapan. Bisa hari ini, bisa Senin, bisa Selasa. Tapi, kita harapkan izin penggunaan darurat itu bisa dikeluarkan BPOM,” kata Jokowi. Bagus












