Pemkab Pasuruan Bersama Forkopimda Jatim Bersinergi Percepat Vaksinasi

Pemerintah kabupaten Pasuruan Semakin giat berkordinasi dan bersinergi bersama dengan pihak-pihak terkait yang terlibat langsung dalam upaya percepatan penanganan pandemi Covid-19. Bukan hanya dengan Pemerintah Pusat maupaun Pemprov Jatim, namun juga dengan Forkopimda Jawa Timur.

Selasa (26/10) Wabup Pasuruan, KH Mujib Imron (Gus Mujib) bersama Kadinkes Kabupaten Pasuruan, dr Ani Latifah dan Kepala BPBD, Ridwan Haris menghadiri Rapat Evaluasi Penanganan Covid-19 dan Persiapan Nataru di Wilayah Provinsi Jawa Timur yang digelar oleh Forkopimda Jatim.

Dikutip dari www.pasuruankab.go.id Ada beberapa hal penting yang dirumuskan secara bersama-sama, hasil kesepakatan dalam forum. Diantaranya menyasar pada percepatan pelaksanaan vaksinasi dosis kedua dan vaksinasi dengan target lansia. Harapannya dapat meningkatkan capaian vaksinasi. Dengan demikian akan mampu mengubah status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) hasil assessment Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Dari yang saat ini masuk Level 3 menuju Level 2 atau bahkan menjadi Level 1.

Baca juga  Jadi Korban Dugaan Mafia Tanah, Keluarga Tukang Becak Demo di BPN Mojokerto

“Untuk menuju Jatim kembali di Level 2, kita harus bersama-sama mengejar vaksinasi kedua dan lansia. Kecuali Kota Mojokerto dan Surabaya, vaksinasi lansia harus dtingkatkan. Sedangkan untuk capaian tracing, Jatim paling tinggi se-Indonesia. Tapi tetap perlu ditingkatkan dengan testing-nya”, kata Pangdam V Brawijaya

Maka dari itu dibutuhkan strategi percepatan vaksinasi melalui percepatan pelaksanaannya di Desa/Kecamatan/Kabupaten/Kota yang capaiannya masih rendah. Sebaliknya, bagi Kabupaten/Kota yang capaian vaksinasinya tinggi bisa membantu daerah lainnya yang vaksiansinya masih rendah.

“Mari kita laksanakan prioritas giat vaksinasi serentak dalam 2 minggu ke depan untuk kejar capaian vaksinasi bagi lansia. Minimal mencapai 40 persen. Banyak cara yang bsia dilakukan, seperti melakukan sinkronisasi vaksinasi dan bansos untuk meningkatkan animo masyarakat. Atau dengan mengerahkan mobil ambulance sebagai armada vaksinasi ke seluruh wilayah”, jelasnya. Nizar

Baca juga  Jadi Korban Dugaan Mafia Tanah, Keluarga Tukang Becak Demo di BPN Mojokerto

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *