OTT Bupati Pati, KPK Sita Uang Miliaran Rupiah

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang miliaran rupiah dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Pati Sudewo dan sejumlah pihak lainnya.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan uang tersebut diduga berkaitan dengan pengurusan pengisian jabatan di lingkup pemerintah desa.

“Dalam peristiwa ini, tim juga mengamankan sejumlah uang dalam bentuk rupiah senilai miliaran rupiah. Nanti kami akan sampaikan (lengkapnya),” ujar Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (20/1).

Budi menuturkan ada harga yang dipatok Sudewo untuk posisi tertentu di pemerintah desa, seperti Kepala Urusan, Kepala Seksi, dan Sekretaris Desa. Jumlah pastinya akan disampaikan secara detail dalam konferensi pers hari ini.

Baca juga  Imigrasi Surabaya Gagalkan 18 WNI Haji Ilegal

“Ada. Jadi, memang ada jumlah tertentu yang dipatok untuk mengisi suatu jabatan di lingkup pemerintah desa. Nanti kami akan sampaikan secara detail angka-angkanya,” imbuhnya.

Selain Sudewo, KPK turut menangkap dua camat, tiga kepala desa, dan dua orang calon perangkat desa. Mereka hingga saat ini masih dilakukan pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK.

“Nanti secara lengkap akan kami sampaikan pengisian jabatan ada di wilayah mana saja, untuk berapa desa, untuk berapa jabatan, nanti kami akan sampaikan secara lengkap dalam konferensi pers,” kata Budi.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin usai melantik pengurus Persatuan Wanita Olahraga Indonesia (Perwosi) Jawa Tengah di Gedung Wisma Perdamaian Semarang pada Selasa siang 20 Januari 2026.

Baca juga  Mantan Dirjen PHU Hilman Latief Diperiksa KPK di Kasus Korupsi Kuota Haji

Taj Yasin justru berharap langkah tegas KPK ini kembali menjadi pembelajaran untuk para Kepala Daerah lain di Jawa Tengah.

“Untuk lebih berhati-hati dalam menjalankan pemerintahan khususnya bebas dari korupsi,” kata Taj Yasin. (Ym)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *