BGN Klaim Tidak Ada Pungutan kepada Mitra SPPG

Badan Gizi Nasional (BGN) meminta seluruh mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) segera melapor jika ada oknum yang meminta uang atau menawarkan bantuan operasional dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan mengatasnamakan pimpinan BGN.

Kepala BGN Sudaryono menegaskan tidak ada pihak di BGN yang diberi kewenangan meminta imbalan kepada mitra dengan alasan membantu membuka atau mengoperasikan SPPG.

“Kalau ada oknum yang menjajakan jasa atau meminta imbalan uang mengatasnamakan saya atau pimpinan lain, saya pastikan berita itu tidak benar,” kata Sudaryono, Ahad (30/8/2026).

Ia meminta korban atau pihak yang mengetahui praktik tersebut segera melapor ke kepolisian agar bisa diproses sebagai dugaan tindak pidana.

Baca juga  OJK Catat 11 Bank Tutup, Terbaru Izin Dicabut

“Anda sebagai korban wajib segera melapor kepada pihak berwajib, kepolisian, sehingga tindak pidana ini bisa ditindaklanjuti,” ujarnya.

BGN memastikan tidak pernah memberi otoritas kepada pihak mana pun untuk membuka SPPG, memfasilitasi dapur, atau berkomunikasi dengan mitra atas nama pimpinan BGN dengan tujuan meminta imbalan.

Modus yang ditemukan, kata Sudaryono, berupa iming-iming membantu dapur SPPG yang belum beroperasi agar segera jalan.
“Ada oknum mengatasnamakan saya, ibu wakil kepala, atau pak waka, menjanjikan akan bantu dapur segera beroperasi. Saya pastikan itu bohong dan itu tindak pidana penipuan,” tegasnya.

Di sisi lain, Sudaryono juga menekankan kedisiplinan kepala SPPG. Kepala dapur wajib hadir sejak dini hari pada jam krusial untuk memastikan SOP keamanan dan higienitas makanan berjalan.

Baca juga  Korsel Minta RI Beri Insentif Baterai Nikel untuk Kendaraan Listrik

Ia menyebut sejumlah kasus keracunan makanan terjadi karena SPPG tidak disiplin menerapkan SOP, termasuk kepala SPPG yang tidak berada di lokasi saat operasional.

Karena itu BGN mengeluarkan surat edaran. Kepala SPPG ASN atau PPPK wajib berada di dapur pukul 02.00-08.00 WIB dan tambahan 2 jam sore saat penerimaan bahan baku.

Sudaryono juga mengingatkan penerapan SOP MBG secara konsisten, mulai penyimpanan bahan, penggunaan sarung tangan saat memasak dan porsi, hingga penutup kepala untuk menjaga higienitas. (Ym)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *