Sambut Hari Santri, Pemkab Pasuruan Resmikan Desa Sadar Kerukunan Umat Beragama

Pemerintah Kabupaten Pasuruan pada Kamis (21/10) Meresmikan Desa Sadar Kerukunan Umat Beragama, acara ini digelar untuk menyambut Hari Santri yang diperingati pada 22 Oktober.

Bertempat di lereng Pegunungan Bromo tepatnya di Desa Ngadiwono Kecamatan Tosari Kabupaten Pasuruan, kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Pasuruan, KH. Abdul Mujib Imron atau lebih akrab disapa Gus Mujib.

Penandatanganan prasasti Desa Sadar Kerukunan Umat Beragama. foto: nizar
Penyerahan bantuan.kepada masyarakat sekitar. foto: nizar

Desa Ngadiwono menjadi salah satu Desa Percontohan Desa Sadar Kerukunan Umat Beragama, salah satu indikatornya adalah ada tiga rumah ibadah yang berdiri dan masyarakat nya rukun dan bertoleransi.

Dalam sambutanya Gus Mujib menjelaskan bahwa sebagai umat beragama kita harus saling menghargai dan tolong menolong, ” kerukunan umat beragama itu merupakan amanat dari Rasul, dan Rasulullah selalu menekankan pada umatnya agar selalu rukun, sebagai umat kita harus bisa saling menghargai dan saling tolong menolong,” ujarnya.

Baca juga  Jadi Korban Dugaan Mafia Tanah, Keluarga Tukang Becak Demo di BPN Mojokerto

Diharapkan dengan adanya desa percontohan kerukunan umat beragama ini, nantinya bisa diikuti oleh desa maupun daerah yang lain.

“Dari kerukunan ini nantinya kita bisa bangun ekonomi, dari kedua sisi ini kita kolaborasikan dan bisa menjadi contoh bagi desa yang lainnya,” terangnya.

Peresmian ini dilakukan dengan menandatangani prasasti yang kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bantuan kepada masyarakat desa yang diwakili oleh perangkat desa Ngadiwono. nzr/foto: achmad nizar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *