Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal Republik Indonesia (BPJPH RI) baru saja melakukan pertemuan strategis dengan United States Department of Agricultute (USDA) – Kementerian Pertanian Amerika Serikat dan US Meat Export Federation (USMEF), kemarin.
BPJPH didampingi oleh Atase Pertanian dan Atase Perdagangan KBRI Washington DC dan perwakilan KADIN Indonesia di Washington DC.
Pertemuan tersebut membahas sejumlah langkah konkret dalam memperkuat kerja sama ekspor-impor produk halal bilateral Indonesia dan AS, khususnya terkait pemenuhan standar dan sertifikasi halal untuk produk daging dan olahannya.
Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan menuturkan menyampaikan langkah-langkah konkret dan strategis tersebut merupakan bagian dari komitmen Indonesia untuk membangun ekosistem halal global yang tepercaya, transparan dan saling menguntungkan.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap produk yang masuk ke Indonesia, khususnya dari sektor pangan, termasuk daging dan olahannya, telah memenuhi ketentuan halal yang sesuai dengan regulasi nasional dan standar halal global,” ujar Haikal melalui keterangan resminya, Ahad (25/5).
Dia mengatakan pemerintah RI terbuka untuk mendukung pelaku usaha AS dalam memahami dan menyesuaikan standar halal yang berlaku domestik maupun global.
Sementara itu, Atase Pertanian dan Atase Perdagangan KBRI menjelaskan fasilitasi perdagangan produk halal sangat penting dalam konteks penguatan hubungan ekonomi bilateral Indonesia-AS serta sebagai bentuk diplomasi halal yang produktif dan berkesinambungan.
“KBRI siap menjembatani komunikasi antara otoritas Indonesia dan pelaku usaha AS demi memperlancar arus perdagangan produk halal yang berkualitas dan tepercaya,” imbuhnya. (Bg)











