18 Kebakaran di Sekitar Jalur KA, Daop 8 Imbau Warga Tak Bakar Sampah

PT KAI Daop 8 Surabaya mencatat 18 kejadian kebakaran di sekitar jalur kereta api hingga Oktober 2026. Mayoritas dipicu pembakaran sampah, jerami, dan ilalang saat musim kemarau.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengimbau warga tidak melakukan pembakaran terbuka di sekitar rel. Cuaca kering dan angin kencang membuat api mudah membesar dan merambat.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah, jerami, ataupun ilalang di sekitar jalur kereta api. Dalam kondisi cuaca kering, api dapat dengan cepat membesar dan sulit dikendalikan,” ujar Mahendro, Selasa (13/10).

Menurutnya, kebakaran di dekat rel berisiko serius bagi keselamatan perjalanan kereta api. Asap dapat mengganggu jarak pandang masinis saat mengamati lintasan dan sinyal. Api yang merambat juga mengancam area sekitar jalur.

Baca juga  Menhaj Ingatkan Kondisi Kesehatan Jemaah Haji, Imbau Mulai Rajin Olahraga

KAI Daop 8 meminta masyarakat tidak membakar sampah di dekat rel, tidak membuang benda sumber api sembarangan, dan segera melapor jika menemukan titik api kepada petugas KAI atau pihak berwenang.

“Keselamatan perjalanan kereta api merupakan tanggung jawab bersama. Apabila menemukan titik api, segera laporkan agar dapat ditangani secepatnya sebelum meluas,” kata Mahendro.

KAI mengingatkan setiap tindakan yang mengganggu keselamatan perjalanan kereta api dapat dikenai sanksi sesuai Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian. Bagus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *