Bencana tanah longsor membuat akses jalan nasional Malang-Kediri terputus. Upaya pembersihan masih terus dilakukan petugas. Longsor diakibatkan karena hujan deras yang terjadi Selasa (2/2/2021).
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang Bambang Istiawan, mengatakan, ada sejumlah titik longsoran yang terjadi sejak kemaren hingga Rabu (3/2/2021) pagi.
”Yang sekarang longsor di jalan Provinsi ada dua titik yaitu di Ngeprih Pujon dan Jombok Ngantang, ” ungkap Bambang Istiawan, Rabu (3/2/2021).
Menurutnya, longsor terjadi pada jalur Malang-Kediri yaitu di Desa Ngeprih Kecamatan Pujon sempat menutup akses jalan raya. Namun kini, sudah mulai dilakukan pembongkaran, namun masih dilakukan buka tutup. Longsor di Ngeprih terjadi pada dinihari tadi.
“Longsor Ngeprih baru bisa dibongkar 15 menit yang lalu, jalan sudah mulai terbuka tapi masih buka tutup satu arah, ” urainya.
Longsor juga terjadi di jalur yang sama, di Desa Jombok, Kecamatan Ngantang.
Masih kata Bambang, tebing sepanjang 10 meter mengalami longsor dan menutup akses jalan Malang-Kediri. “Longsor di Jombok terjadi pada Selasa petang dan sekarang masih tertutup, ” tukasnya.
Sebab itu, masyarakat pengguna jalan diimbau untuk menghindari jalur Pujon, Ngantang dan Kasembon, karena akses jalan masih tertutup longsoran.
Apalagi, belakangan intensitas hujan masih tinggi, dikhawatirkan terjadi longsor susulan.
Bambang menjelaskan, BPBD bersama TNI-Polri dan masyarakat serta instansi terkait tengah melakukan upaya pembersihan untuk membongkar material longsoran. Sejumlah alat berat juga tengah dikerahkan untuk normalisasi jalur tersebut.
“Kami bersama TNI-Polri dan sejumlah pihak sedang melakukan pembersihan, ” tegasnya.
Selain longsor di jalan Provinsi, jalur Malang-Kediri, kata Bambang, bencana tanah longsor juga terjadi di dusun Nganten Rt 20 Rw 8 desa Tulungrejo Kecamatan Ngantang Kabupaten Malang. Ym
Akses Jalan Malang-Kediri Tutup Total Akibat Longsor












