Jumat Curhat di Mojokerto, Wakapolda Jatim Dicurhati Jalan Rusak Hingga Tingginya Laka Perlintasan Kereta Api

Jumat Curhat, Wapolda Jatim Bridgen Pol Slamet Hadi Supraptoyo serta Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim menggelar Jumat Curhat di Pendopo Agung Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jumat (3/3/2023) pagi.

Turut hadir dalam kegiatan itu Kapolres Mojokerto, AKBP Wahyudi, dan Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati dan Danrem 082/CPYJ Mojokerto Kolonel inf Unang Sudargo.

Jumat Curhat merupakan salah satu bentuk interaksi Polri dengan masyarakat. Dalam kegiatan itu juga digelar bhakti kesehatan gratis untuk warga, Layanan Perpanjangan SIM Keliling, Khitan Massal serta Bhakti Sosial.

Banyak persoalan yang berhasil diberikan solusi dalam dialog Wakapolda Jatim dengan warga. Salah satunya, Yunita, Kepala Desa Bicak, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto membeberkan tingginya angka kecelakaan perlintasan Kereta api di Desa Bicak dan Balongwono yang disebabkan tidak ada palang pintu perlintasan kereta api. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak terkait dan melakukan langkah jangka pendek dengan membuat palang pintu sederhana dan menganggarkan biaya petugas penjaga palang pintu kereta api.

Baca juga  Pemkot Mojokerto Permudah Legalitas UMKM, Siapkan Pendampingan Gratis
Santunan anak yatim oleh Wakapolda Jatim dalam Jumat Curhat di Pendopo Agung, Trowulan, Mojokerto

“Harapan kami mohon segera direalisasikan untuk palang pintu otomatis , mungkin untuk tahun 2023 ini dapat direalisasikan,” ujar Yunita.

Permasalahan lainnya, Supriatin, Kepala Desa Jambuwok, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto juga curhat tentang jalan raya di Trowulan yang berlubang dan rusak.

“Jalan raya dari pertigaan Lengkong aspalnya rusak dalam, sudah ditambal sedikit, tapi semakin hari semakin dalam (lubangnya). Mudah-mudahan bisa disampaikan ke yang berwenang,” ujarnya.

Wakapolda Jatim menjelaskan, melalui kegiatan Jumat Curhat ini pihaknya ingin memberikan solusi dan membantu Kamtibmas di Mojokerto agar senantiasa kondusif.

“Kegiatan ini kita harapkan bisa berkomunikasi langsung dengan masyarakat. Jumat curhat di Mojokerto adalah yang ke 10, kita ingin melihat sejauh mana persoalan-persoalan yang sampai hari ini mungkin belum selesai,” ujarnya.

Baca juga  Perkuat Pengawasan, Dishub Kota Mojokerto Lakukan Evaluasi Juru Parkir Setiap Hari

Bridgen Pol Slamet mengatakan, terkait kecelakaan di pintu perlintasan kereta api, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Gubernur Jawa Timur dan pihak PT KAI tentang perlintasan kereta api tanpa palang pintu di seluruh Jawa Timur.

Wakapolda Jatim Bridgen Pol Slamet berfoto bersama warga

“Ini menjadi perhatian kita. Kita tidak mau ketika ada laka kemudian mati dan selesai begitu saja. Ini akan kita laksanakan di seluruh Jawa Timur,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati menegaskan, pemkab Mojokerto sudah menganggarkan APBD 2023 untuk petugas perlintasan kereta api tanpa palang pintu. Sementara untuk perbaikan jalan rusak dan berlubang akan segera ditindaklanjuti dengan berkoordinasi bersama pihak terkait.

“Kita sudah anggarkan di APBD 2022, bukan hanya untuk jembatan di Bicak, dan jalan berlubang di Trowulan saja, tetapi juga di daerah lain. Karena curah hujan yang tinggi, maka jalan yang kemarin sudah bagus ternyata tidak bersahabat dengan air sehingga banyak lubang, dan itu keprihatinan kita semua. Nanti kita komunimasikan, tentu sesuai dengan kewenangannya,” Pungkasnya.

Baca juga  Penjualan Hewan Kambing Kurban di Mojokerto Meningkat

Selain persoalan tersebut, komunitas Relawan, para Pelukis serta tokoh Mojokerto juga masing-masing menyampaikan aspirasinya. Berbagai persoalan itu juga diberikan terkait solusinya. Ym

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *