Lima Tahun jadi Wali Kota Mojokerto, Ning Ita Rutin Safari Ramadhan Bagikan Dana Hibah

Setiap datangnya bulan suci Ramadhan selalu dimanfaatkan Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari untuk Blusukan menyapa warga di tempat masing-masing. Blusukan itu dikemas dengan kegiatan Safari Ramadhan dengan mendatangi Musholla yang tersebar di Kota Mojokerto.

Seperti kunjungan Wali Kota Mojokerto dalam Safari shalat subuh ke Musholla Waqof Baiturrahman lingkungan Jayeng, Prajuritkulon, Selasa (28/3/2023) pagi. Ning Ita, sapaan akrab wali kota mengatakan, selama lima tahun menjabat sebagai Wali Kota Mojokerto, dirinya selalu melakukan Safari Ramadhan dengan mendatangi Musholla-Musholla sembari shalat berjemaah.

“Selama lima tahun menerima amanah sebagai wali kota, setiap Ramadan saya pasti keliling untuk bersafari. Itu sudah menjadi agenda rutin saya,” ujar wali kota perempuan pertama di lingkup Pemkot Mojokerto tersebut.

Baca juga  Jaga Stabilitas Harga Bahan Pokok, Pemkab Mojokerto Gelar Gerakan Pangan Murah

Selain di waktu shalat berjamaah Shubuh, Safari Ramadan juga dilakukan Ning Ita di waktu Ashar serta Isya’ dan Tarawih. Tahun ini, pihaknya merencanakan total ada 42 titik lokasi Safari Ramadhan.

Dalam setiap kegiatan Safari Ramadhan, Ning Ita memanfaatkannya untuk menyerahkan langsung dana hibah untuk masing-masing tempat ibadah. Serta tentunya untuk berdialog langsung dengan masyarkat.

“Saya ingin melihat secara langsung kondisi di masing-masing lingkungan warga. Ini bagian dari pembangunan yang kami ikhtiarkan di masing-masing lingkungan, supaya sesuai dengan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat,” tambahnya.

Dalam. Kesempatan itu, musholla atau Langgar Waqaf Baiturrohman mendapatkan hibah dari Pemkot Mojokerto sebesar Rp 75 juta. Dana tersebut rencananya akan dimanfaatkan untuk renovasi dan melengkapi fasilitas ibadah.

Baca juga  Paripurna DPRD Kota Mojokerto, Wali Kota Sampaikan Nota Penjelasan Rancangan KUA-PPAS APBD 2027

Sementara total dana hibah yang disalurkan tahun ini mencapai Rp 47,6 miliar. Selain untuk langgar, musholla, dan masjid, dana hibah juga disalurkan untuk gereja, instansi pendidikan non-formal, yayasan, organisasi masyarakat, dan lembaga lainnya.

Ning Ita berharap Dana Hibah itu dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya.

“Harapannya dana hibah ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk menunjang aktivitas ibadah panjenengan,” pungkas Ning Ita. ADV

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *