Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Barat membongkar praktik jual beli bayi.
Disebutkan, bayi-bayi asal Jawa Barat dijual oleh sindikat perdagangan bayi ke Singapura dihargai Rp 11-16 juta per bayi. Bayi-bayi tersebut bakal diadopsi oleh pembelinya di Singapura.
“Harganya kisaran dari ibu kandungnya antara Rp 11.000.000 sampai Rp 16.000.000,” ucap Direktur Kriminal Umum Polda Jawa Barat Kombes Pol Surawan, Selasa (15/7/2025).
Ia menuturkan, bayi-bayi tersebut didapatkan sindikat perdagangan manusia dari orang tua mereka yang sengaja menjual bayinya. Selain itu, para pelaku ada yang menculik bayi dari orang tuanya.
“Ada yang orang tuanya menjual sejak dalam kandungan sehingga sudah dipesan, kemudian dibiayai persalinannya kemudian diambil oleh para pelanggan,” kata dia.
Surawan mengatakan, bayi-bayi yang telah lahir dan hendak dijual ke Singapura mayoritas berusia di bawah setahun. Bayi-bayi tersebut mendapatkan perawatan terlebih dahulu sebelum dikirim ke Singapura.
Ia menambahkan pengungkapan sindikat perdagangan bayi ke Singapura ini berawal dari laporan orang tua bayi yang menjadi korban penculikan. Petugas langsung bergerak mengamankan, sebanyak 12 orang pelaku diantaranya berinisial SH atau LSH dan kawan-kawannya yang lain, Selasa (15/7/2025).
“Dari tersangka ini kita berhasil mengamankan bayi lima orang di Pontianak yang rencananya akan dikirimkan ke Singapura dan sudah dilengkapi dengan dokumen-dokumen,” kata dia.
Selain itu, satu orang bayi diselamatkan di Tangerang. Pihaknya masih mengembangkan kasus tersebut termasuk mengidentifikasi bayi yang berada di Singapura.
Dari hasil pemeriksaan, sudah terdapat 24 bayi yang diduga sudah dijual ke Singapura. Selain itu, diketahui, pelaku sudah menjalankan aksi kejahatannya sejak tahun 2023.
“Nanti kita akan bersama dengan Interpol untuk dikirim ke Singapura. Kita masih pengembangan,” kata dia.
Ia mengatakan bayi yang berhasil diselamatkan bakal dititipkan di Rumah Sakit Sartika Asih untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan. Selanjutnya bakal dibawa untuk dirawat. (Ym)












